leaf

.

Jumat, 01 Februari 2013

fanfic the first of someting Bab_2 Promise You


Hy semua......
hari ini gue bakal posting yang selalu kalian tunggu-tunggu lanjutan the first of something bab 2 ; promise you, ini terinspirasi dari lagu super junior promise you. silakan baca yang chinggu, bab 2 ini sudah masuk dalam tahapan pemunculan konflik, sedih tapi alurnya nggak sepenuhnya sedih....
let's reading my story chinggu
:-)




Bab 2
The first of something
Promise you

                                                                          
Super junior – promise you

Aku

Hanya mengingatkamu dan selalu mengingatkanmu, bahwa aku sudah bosan

selalu hidup dengan dipatahkan janjinya.

Apakah kau tak berpikir dua kali,

Apakah kau tak berpikir bagaimana rasanya dipatahkan janjinya.

Aku hanya bisa menanggukan kepala

Berharap janji itu bisa disambungkan kembalit

Seandainya semua itu bisa tercapai

.....


     Minggu pagi kembali menyapa dengan matahari cerah yang sedang bersemangat masuk kerumah shin ahh. Hari dimana tanpa tugas, tanpa harus sibuk dengan skripsi siswa. Shin ahh bangun dengan setengah mengedipkan mata, dan melihat jam di mejanya, suara ponsel berdering keras dan tak tahu berapa panggilan tak terjawab....

     “Hahhhhggggrrrrr, jam 10.00 pagi aniiii, yeyo.....” shin ahh terkejut dan langsung melompat dari tempat tidur. Ia baru ingat bahwa ia punya janji dengan yi jeong sang seongsanim cantiknya itu. Entah hal apa yang membuat shin ahh begitu kagum dengan seongsanim/guru yang saat ini telah menjadi temannya. Walaupun shin ahh tak masuk jurusan sejarah, seperti yi jeong. itu bukanlah alasan dan jawaban, melainkan  ia hanya menyukai seongsanimnya sebagai teman cerita dan bukan menyukai pelajarannya.

      “matilah aku hari ini.......’’ ujarnya dari tadi. shin ahh segera bergegas cepat. Hanya mandi 10 menit, berpakaian kemeja berlapiskan jaz hitam berpasangan jeans bewarna krem dan menggunakan make up selama 25 menit.

      lalu pergi tanpa sarapan. Motor balap kawasaki ninja berwarna merah, segara siap, tanpa harus memanaskan mesin. Shin ahh segara melaju dengan cepat menuju caffe purple. Tempat yang paling sering shin ahh kunjungi jika ingin bercerita dengan yijeong.

      Dan tibalah di caffe purple, untungnya yi jeong  belum datang. Mungkin ia akan tahu bahwa aku akan telat. Beberapa menit kemudian, setelah shin ahh merenungkan masalah telatnya, yi jeong muncul dihadapannya dengan rok panjang berwarna coklat dan blazzer berwarna ungu, tanpa ikatan rambut. Rambutnya yang panjang lebih hitam dan poni sebahu, membuatnya lebih cantik dan manis.

“hah, kakak ....’’ jawab shin ahh dengan polos tanpa bernada.

‘’kenapa ?,  ada masalah ?’’ tanya yi jeong penasaran.

‘’tidak kok. Kajja.... ayo jalan-jalan’’ ajak shin ahh mencoba untuk bersemangat.

‘’ne.....’’ yi jeong mengangguk.

      Shin ahh begitu bersemangat, dan begitu bahagia ketika pergi bersama yi jeong menuju bioskop. Motor balapnya melaju semakin kencang namun yi jeong tak menghiraukan masalah itu, yang ia pikirkan bagaimana caranya agar membuat dirinya menjadi sedikit senang dan tertawa.

        Tibalah di tempat yang paling sering mereka kunjungi ketika hari weekend. Memasuki gedung bioskop, shin ahh membayangkan dirinya yang sudah tak lama mengunjungi tempat seperti ini. walaupun ia menangis-nangis kepada key. Tetap saja dokter sialan itu takkan memberikannya izin untuk keluar ketempat manapun.

         Dengan posisi duduk ditengah-tengah, bangku VIP. Bersiap-siap menonton film. Shin ahh masih sempat-sempatnya menjahili yi jeong dengan tangannya.
‘’eonni...’’ tegurnya pelan.

‘’hhaa.....” shin ahh.

‘’kakak benar-benar cantik hari ini” shin ahh mencubit pipi yi jeong.

“ahh tidak,....’’ yi jeong hanya tersenyum.

          Film dengan unsur romatis dan sedih, yi jeong tampak seperti menangis melihat setiap beberapa adegan yang menyedihkan, sementara shin ahh hanya makan popcron dengan porsi besar, terus mengunyahnya tanpa henti.

''kakak menangis ?'' tanya shin ahh pelan.

''bukan menangis. Hanya terbawa perasaan sedih.'' Shin ahh hanya bingung mendengar ucapan yi jeong tadi, bukan menangis. Tapi justru dari tadi ia yang paling sering menangis dalam diam tanpa suara.


*****


     Lee jaejoong berjalan menuju lantai paling atas dirumahnya. Menyusuri anak tangga yang begitu panjang hingga menuju lantai atas, tempat dimana itu adalah kamar ibunya jaejoong.

      Jaejoong membuka pelan kamar ibunya tanpa suara. Jaejoong menghidupkan lampu, lalu membuka jendela. Kamar ini masih tampak suram, dan sunyi seperti dulu dengan penuh peralatan medis yang canggih. Namun jaejoong tak percaya dengan semua peralatan canggih yang beberapa tahun lalu dibeli ayahnya di amerika. Ibunya belum tersadar dari koma 1 tahun yang lalu, karena jatuh dari tangga diakibatkan oleh ia depresi berat hingga tak sadar dirinya jatuh dari tangga.

      ''lama tak bertemu,

        Bagaimana kabarmu, apakah kau sudah mendingan.....” tanya jaejoong, dengan tatapan melamun, dan berpikir. Apakah aku gila, mengobrol dengan seseorang yang tak pernah bangun dan tidur selama 1 tahun lebih seperti putri tidur. Ia benar-benar tak percaya dengan semua realita yang selama ini selalu diharapkannya. Berharap ibunya akan sembuh, tapi nyatanya semua itu tak sesuai dengan apa yang diharapkannya selama ini. yang dapat membuktikan bahwa ibunya hidup, hanyalah monitor detak jantung itu.

      ''Ibu. Kakak berubah, dan kakak menjadi dingin. Apakah aku pernah berbuat kesalahan. Apakah karena aku tuli, apakah aku hanya pecundang bagi kakak.''Tanyanya sedih.

  ''aku ingin menjadi normal......''

  ''aku ingin menjadi normal ....'' teriak jaejoong keras.

 ''bu, ayo BANGUN.....'' sentaknya keras.

 ''AYOLAH........, aku ingin membawa ibu ke sekolahku, ayolah....

''Ayo bangun..............’'' lirih teriak keras jaejoong menjadi serak.

     Kenapa aku harus terlahir dalam keadaan tuli, aku ingin menjadi normal. Aku ingin mendengar suara. Aku ingin mendengar suara orang-orang yang selama ini membenciku dan menghinaku. Aku ingin bisa mendengar......


*****


      Film sedih pun akhirnya berakhir. Shin ahh dan yi jeong keluar dari gedung bioskop. Ponsel yi jeong tak bisa lagi diajak kompromi, terus berdering. Akhirnya yi jeong mengangkat ponsel tersebut.

''yoebeseyo......'' ucap perlahannya.

       Shin ahh hanya membeo, memikirkan apa yang sedang dipikirkan oleh yi jeong hingga ia begitu benar-benar fokus dengan obrolannya lewat telpon.

''shin ahh, sebenarnya aku....'' ucap yi jeong yang bingung harus mengucapkan kata-kata apa terhadap shin ahh.

''aku tahu dan mengerti kok, itu tadi panggilan dari kampus'' jawab shin ahh dengan suara yang lemah.

"iya tapi .... ini urusan penting, apa kamu m....." ucapan yi jeong terpotong.

"tidak kok aku nggak marah, tugas itu juga penting, aku tahu perasaan apa yang sedang kau rasakan, karena aku juga seorang dosen" shin ahh menjawab semua pertanyaan yi jeong.

"gomawo, shin ahh ....'yi jeong mencubit pipi shin ahh.

"haeeeeuu., iya" shin ahh melepas cubitan yi jeong 
.
    Selalu urusan pekerjaan. Dan semuanya tak pernah lepas dari kata kesibukan. Tetapi apakah ada kata untuk menyatu kembali, seperti sedahulu kala. Kau yang dulu, sesibuk apapun masih tetap memikirkanku. Mungkin tidak, itu bukanlah kata yang tepat; kau melupakanku. Kau hilang ditengah keramaian seoul, menuju halte bus.


****


     Shin ahh pulang dengan perasaan yang kesal, dokter key telah  telah menanti dan melihat yijeong dari blakon rumah.

"hey putri tidur, bagaimana jalan-jalannya ?" teriak key dari blakon, namun shin ahh tak bereaksi, hanya melempar senyum dan langsung masuk menuju kamarnya. Melihat ekspresi itu key menuju kamar shin ahh dengan tergesa-gesa.

"apa kau tidak apa-apa, apakah jantungmu sakit lagi ?" tanya penasaran key.

"tidak, aku hanya lelah. Bisakah kau keluar dari kamarku" ketus perlahan shin ahh. Key hanya menganggukan kepala, dan menutup pintu kamar tanpa suara.

         Sepertinya aku memang perlu membutuhkan seseorang, untuk bercerita, dan aku sudah bosan seperti ini. setiap kali kau membuat janji kepadaku, selalu saja kau mengingkarinya dengan mudah. Tanpa memikirkan dua kali ataupun perasaanku, kau dengan mudahnya mematahkan janji itu.
Berjanji itu memang mudah,
Tapi begitu sangat sulit untuk diputuskan....

****

          Pagi kembali datang, namun kali ini iklim berubah menjadi agak mendung. Sepertinya akan datang hujan, namun shin ahh tak menghiraukan masalah itu. Setelah selesai mandi, ia hanya menggunakan blazzer putih, jeans hitam, dan bantopel putih. mengikat rambut, dan menggunakan sedikit make up.

         Hujan memang benar-benar turun, dan itu membuatnya jenuh dan bosan harus menunggu didepan pintu rumah. Melihat rintiknya hujan yang membasahi taman-taman kecil disekitar rumah ini.

"rain, oh rain, i’m waiting for you.... waiting,  just waiting, waiting for you ....." shin ahh bernyanyi dengan suara yang selu.

"itu lagunya greyson chance – waiting outside the line atau super junior - just you sih....." tanya key bingung.

"ahhh, what ?" tanya shin ahh lagi.

"ahh kau ini, memang agak-agak sedikit kurang setengah cangkir...."

"apanya OTAK, enak saja, kalo aku kurang secankir buktinya aku masuk kuliah jurusan matematika dan juga aku dosennya. Kau itu yang dokter ling lung" shin ahh menepuk bahu key.

"aduh, sakit....."key mengelus bahunya yang tadi ditepuk oleh shin ahh dengan keras.

"dokter, aku ingin tanya sesuatu ?" shin ahh menatap rintikan hujan, sambil menunggu respon dari dokter key.

"tanya apa ?, tanyanya jangan soal matematika yah ..."key membuat lelucon garing.

"apakah kau percaya yang namanya sebuah janji ?" tanya shin ahh perlahan.

"tentu saja aku percaya. Dan aku selalu menepati janji, bila ada seseorang yang berjanji padaku. Memangnya kenapa ?" tanya balik key.

"sepertinya itu mustahil untukku, tak ada satupun kata yang paling kubenci selain kata janji. Janji tak pernah ada untukku. Sepertinya janji itu adalah kata-kata yang bodoh untuk diingat, karena aku selalu dikecewakan, dan aku dibuat menjadi sedih memikirkan kata-kata yang bodoh itu ? ....."

"mungkin mereka sedang memilki masalah" jawab key.

"jika memang mereka memiliki masalah, apakah sebuah masalah itu akan terus berlarut, berlarut dan larut. Aku sudah bosan dengan kata sibuk atau semacamnya. Kenapa mereka tak pernah ada untukku itu yang membuatku sakit dan aku tak tahu harus berbuat apa, lebih baik aku menjadi putri tidur seumur hidup, dibandingkan hidup dengan sebuah janji yang telah patah" shin ahh melampiaskan segala kekesalannya kepada key.

"mungkin aku bisa membantumu, membantumu sebagai teman..."

"apakah boleh....." tanyanya.

Shin ahh hanya mengulurkan senyum tipis kepada key.
Hujan sepertinya memang tak bisa diajak kompromi, dan semakin deras, juga diiringi dengan badai. Sepertinya shin ahh mempunyai alasan baru untuk bolos mengajar, sepertinya memang begitu..


****


buat lanjutannya sabar-sabar aja yah, ini lagi sibuknya bener, sibuk ngurusin Try out n segala-gala keperluan kelas I.X.
KEEP CALM


Kamis, 31 Januari 2013

COMMANSA Is the Best

Hy chingu,,,
anyeong haseyo :-)

whheeeee,,, hari ini gue bakal posting sesuatu___-___
bukan lirik lagu, puisi ataupun fanfiction dehh tapi.....

kasih tahu nggak yahh.._____
ini dia gue bakal posting Photo tentang anak-anak commansa,
yang anak perempuannya pada cantik, imut, manis-manis...
anak laki''nya yg lumayanlahhh
dan wali kelas gue yang paling handsome

ini dia photonya jangan kaget n jangan naksir, karena photonya keren banget.
langsung aja diliat kalo memang udah penasaran ni dia....


pasang senyum dan cheers
......




COMMANSA (COMMUNITY OF ANAK SEMBILAN SATU)
TAPEL 2012/2013
I PRAY AND HOPE ALL STUDENTS SUCCSESS FOR UN 2013

AMIN........:-)








dahh sekian dulu ni chinggu, posting photonya
thanks urwell yg udah mo liat...



Kamis, 24 Januari 2013

white morning

haiiiiiiiiiii cemuuuaaa pembaca setia, 
aggggrrrr hari ini q pengen bener'' teriakkkkkkkkkkkkkkkkkk
KEDINGINAN, terpaksa harus pke jaket yonsei,
bukan krna ingin pamer tp gue lg kedinginan.....

antara malu, kesel n geli jg kl inget kejadian tadi pagi yang aneh.
diringi dengan gretting and meet to metta. wadduuu gara-gara q pake jaket YONSEI super junior, pantes hari ini q punya filling aneh tp nggak terasa dan disaat disekolah tepatnya balik dari sekolah, q diserang kakak SMA....*(eittsss bukan berati berkelahi)* tapi kakak itu nyambut q dengan ucapan hi yonsei, krna meraka ELF belum lagi juga tadi kak metta nyerang q dan ngomong
''itu jaket yonseii kakak'' Teriaknny
"yah ampun, nggak nyangka bener kl kak metta itu suka suju. setahu q sih kakak itu suka ama musik barat. anehhh tapi nyata.

dan yang paling perfectny lagi q akhirnya tahu akhirnya tahu ibu yang udah nyelamatin q dari telat n udah ngasih senyum buat q, walaupun q nggak kenal sama ibu itu.....
tapi memang bener'' ibu itu memang cantikk dari namanya aja udah unik manalagi ibu itu ngajar FISIKA, beeee nggak sesuai dengan yang kuharapkan. kupikir ibu itu ngajar biologi ato sejarah ehhh tau ehh ternyata pelajaran yang selama ini lebih sering kugunaiin buat nulis fanfic ternyata pelajaran ibu itu......

itu pun tahunya dari kakak sma n q lagi ke kantor sma ehhh liat ibu lagi, seruuuuu dan kembali melempar senyum ,,,,,,,,

dah sekian dulu yahh dari cerita q siang ini, krna hari ini gue kedinginan dan sempat''nya sakit menyerang T_T



Rabu, 23 Januari 2013

kumpulan antalogi puisi


Kumpulan Antalogi Puisi
Karya : Andita riandini




Sekumpulan harapan dan dan sebuah perasaan yang diungkapkan langsung melalui sebuah cerita dan dikembangkan menjadi puisi
Walaupun masih pemula namun kuingin menuliskan beberapa karanganku dalam bentuk puisi


Abadoned,  puisi ini ditulis dengan perasaan yang berbeda, dan aku pun merasakan getaran yang berbeda, dan puisi ini memang ditulis berdasarkan dari kisah nyata dan disampaikan dalam bentuk majas yang menggertak. (03januari2013).



Abadoned

Aku yang telah terbuang jauh
Dan aku kembali merasakan seluruh organ tubuhku mati
Sel-sel sarafku telah rusak dan jantungku tak lagi berdetak dengan baik
Aku yang takut akan kegagalanku sendiri
Mencoba tersenyum dengan setengah nyawa
Namun aku tetap tak dapat bangkit,
Karena aku hanya takut pada kegagalanku sendiri
Bersama dengan kehidupan sedihku

Aku yang terbuang
Merasa sendiri, hidup penuh kutukan dan senyuman untuk seumur hidup
Mencoba, mencoba lalu mencoba
Gagal lalu mencoba
Apakah aku harus begitu
Menunggu dan menunggu
Setiap detik, menit, hari, dan waktu
Aku  hanya hidup dalam 1 waktu
Apa aku akan terus begini,

Terkutuk dalam maggis dan fatamorgana yang membunuhku
Aku yang hanya hidup dalam kegelapan
Membuatku merasa kesepian
Karena aku yang takut akan kegagalanku sendiri
Merasa terbuang jauh, kesepian, dan hancur
Menunggu harapan dan asa
Berharap implikasi datang sejenak menghampiriku
Untuk diriku yang telah mati
........



Disappointed, ditulis dengan perasaan yang menyentuh, dan tersedianya beberapa pertanyaan yang sulit dijawab dengan kata-kata apapun,
(22Desember 2012)

Disappointed

Aku hanya termenung dan termanggu diam
Merasakan adanya kebekuan terkutuk dalam kesepian
Tak ada satu orang pun yang mau mempercayaiku tulus
Dan aku dibenci, tak memilki satu orang pun didunia ini
Betapa sedihnya diriku

Disaat kecewa, disaat sedih, disaat ku ingin merasakan kenyamanan
Dan Tak ada satu orang pun disisiku
Aku mengharapkanmu
Bahwa aku berharap
Walaupun aku hanya berdiam diri saja

Aku meraskan
bagaimana bila kalian menjadi sepertiku
Bagaimana jika kau seperti itu.....
Hidup tanpa adanya satu orang yang mau mempercayaimu
Hidup dalam waktu yang mati dan selalu sama
Tersimpan didalam mimpi, lalu kesepian meracunimu perlahan
Mati membeku tanpa merasakan terjadinya kematian

Aku benar-benar kecewa
Aku tak mempercayai siapapun
Hingga hidupku berakhir dengan dengan senyuman sinis
Semuanya sirna dan menghilang dalam sekejap

Menjadi kertas lalu terbuang sia-sia
Aku kehilangan warna
Warna seharusnya  sekarang telah menjadi sepia
Kehilangan, sirna dan pergi jauh
Menembus batas sesungguhnya
Aku benar-benar kecewa namun aku tak memiliki pelampiasan
Karena mereka telah membenciku dan aku berbeda

.......


Pray in the nights Puisi ini benar-benar diciptkan dan dibuat untuk anak-anak yang merasakan susah tidur dimalam hari dan ia memiliki harapan agar bisa tertidur dengan bahagia......  (05Januari 2013)


Pray in the nights

Satu rasi bintang sagitarius dalam bumi
menerangi dunia dengan cahayanya yang terang
Bersinar dan terus bersinar dalam terangnya dunia
Indah, terang, dengan penuh kilauan
Inginnya aku seperti itu
Inginnya aku memiliki impian yang indah
Impian yang baik, dan sebuah doa kebahagian,
Agar aku dapat tidur dimalam hari
Terlepas dari segala halusinasi dan khayalan
Yang kuciptakan sendiri dipikiranku
Hari ini aku mencoba berdoa
Berharap kepada tuhan
Sebuah harapanku dapat tidur dengan bahagia
Tanpa merasakan ketakutan
Ini doaku
Doa bahagiaku
.........


Happiness menyakini sebuah langkah yang ia tuju saat ini adalah benar dan pasti, ia berharap agar dapat mencapai kebahagian dan mencoba menyakini  sendiri semua langkahnya.

happiness



Hari demi hari telah berlalu
Kulewati hari demi hari dengan penuh senyuman
Dan aku tak mengenal kata lelah
Walaupun dunia terus menggutukku
Melangkah dan terus melangkah
Tak ada hari untuk mengenal kata putus asa
Penuh senyuman, penuh tawa
Aku hidup, dengan penuh kebahagian
Meskipun penuh harapan dan asa
Namun, aku yakin
Semua langkah yang kutuju
Semuah harapan yang kuraih
Semuanya adalah langkah keyakinanku
Untuk kebahagian yang abadi

......


Astral puisi ini dibuat setelah aku menghabiskan sisa malam dengan menonton film horor, dan juga ini terinspirasi dari lagu  shin hye sung - winter poetry


Astral

Pandangan dan tatapan hidup yang dipenuhi dengan astral
Melihat kedepan pun aku takut pada masa depanku sendiri
Dan melihat kebelakang pun aku takut pada bayanganku sendiri
Aku terjebak .....
Terjebak didalam dunia
Yang bukan duniaku

Aku melihat diriku sendiri pada saat tertidur
Dan aku terbang dengan penuh penyesalan
Hidupku dipenuhi dengan ketakutan
Memilih dan memilih
Mana yang salah dan mana yang benar
Aku pun takut memilih

Aku terjebak didunia astral
Dan aku tak tahu jalan pulang
Aku hanya bisa terdiam
Melihat diriku yang tertidur tanpa jiwaku
Aku pergi, lepas dan terbang jauh
Bersama seseorang yang berbeda denganku
Di dunia yang berbeda
Aku melihat diriku sendiri pada saat tertidur
Aku takut dan aku tersesat
Aku ingin pulang dan aku ingin kembali keduniaku
Seseorang tolonglah aku
Disini
.....



You’re my friend Sebuah arti kebahagian dibalik arti dan makna seorang sahabat, kepercayaan, kebaikan dari arti dibalik nama yang selalu ada dan penting didunia ini


You’re my friend

Aku tak bisa mempercayai siapapun
Namun aku bisa mempercayaimu
Kau adalah setitik dan serbekas cahaya yang suci
Dipenuhi dengan warna dan kau begitu hidup
Aku merasakan kehadiranmu
Ketika aku merasa sendirian
Dan Kau membuat yang membuat jantungku berdetak
Dan kau juga tak lagi membuatku kesepian
Berdoa, bermimpi dan berharap
Agar kau tak seperti masalaluku
Dan aku sangat bersyukur telah memilikimu
Selagi umurku masih panjang
Dan aku ingin bersamamu Hingga akhir hayatku
Hanya kau yang mampu menerimaku
Dan kau juga kembali menerimaku
Karena kau adalah ....
Sahabatku .....



Someday penyesalan di masa lalu dan keinginan untuk mencoba berbohong, namun selalu saja ada yang menahannya untuk berbohong.

Someday

Aku memaksakan diriku untuk pergi lebih jauh
Tanpa sadar aku melupakan diriku yang sebenarnya
Terkadang aku takut dan tak percaya
Apakah yang dihadapan ini apakah memang diriku
Atau hanyalah bayangan

Aku ingin mencoba berbohong,
Namun selalu saja ada menghalangiku
Kau selalu membuatku beku
Dan tak pernah bisa mempercayaimu
Bahwa kau memang berubah
Penyesalanku dimasa lalu
Kenapa aku harus memilih waktu yang terhenti
Bukannya masa depan.....



Injustice. Mewakili setiap arti yang berbeda namun memilki arti yang sama, ini puisi paling favorit gue banget, dibuat pada saat istirahat sekolah.


Injustice

Dunia telah membawaku terbang bebas
Dan aku terbang tanpa angan dan batas
Harus kuakui bahwa tak selamanya
 Aku dapat terbang jauh, lepas dan bebas
Dan takkan mungkin dapat selamanya hidup dalam keadilan

Terkadang, jika aku menggutuk waktu tak berdosakah diriku
Menggutuk waktu yang hidup menjadi mati
Dan aku pun tahu bahwa aku pun bukan tuhan
Ataupun malaikat.

Kenapa dunia tak pernah adil .....
Kehidupan tak pernah adil ....
Kenapa semuanya tak pernah adil
Selalu ada larangan dan aturan
Apakah ini dunia,
Kenapa dunia begitu pahit ....

Kenapa aku bukan tuhan ....
Kenapa aku bukan malaikat
Apakah tak ada kata maaf untuk waktu yang tertinggal
Dunia tak pernah adil dan kejam
Tak berdosakah aku, kembali menggutuk waktu dalam diam

Aku tahu aku bukan malaikat ataupun tuhan
Tapi bisakah aku menyelamatkan waktu yang tertinggal
Dan aku tak ingin melihat diriku sendiri
Dunia memang tak pernah adil

Tuhan beri aku harapan .......
Untuk mengadili waktu yang tertinggal ini

.....
....

poetry ini tulisan terakhir, dan ini dibuat karena beberapa alasan tertenty yang terutama ada hal yang berkaitan dengan kata puisinya.

Poetry



Telah kuungkapkan dalam seribu majas
Dan telah kulampiaskan perasaanku dalam khayalan
Aku ingin berteriak, melampiaskan harapanku yang tertinggal
Menangis, terdiam, mengisahkan harapan asa dan doa tentangku

Aku yang tertinggal dimakan waktu
Menjadi putih kapur dalam bekunya es
Aku ingin berhenti menulis
Aku ingin berhenti berdoa
Aku berteriak
Menangisi segala doa dan harapan yang tertinggal

Aku tak pernah tahu harus melakukan apa
Hanya menatap dan menatap ribuan manusia yang melihatku
Diatas panggung.
 hanya marah dan melampiaskan semuanya

Namun keyakinan memberiku harapan
Memberiku hati agar tak berhenti berdoa,
terus mengalir, mengalir dalam air
dalam suatu titah surat
....
....
....


dah sekian dulu dari kumpulan antalogi yang diselesaikan dengan waktu 3 bulan, dan berkat dukungan teman-teman, my best friend, dan juga para pengungjung blog yang selalu setia melihat blog yang bersikan kumpulan puisi, dan fanfic buatan karya gue.
sekian terima kasih :-)